Friday, March 30, 2012

Bukan Mimpi Semu, Kawan !



(Sebuah Surat dar Novi Lina Wati Tk.2 Akun)  

Hampir semua rakyat Indonesia, untuk negeri ini mempunyai impian yang sama yaitu sistem pemerintahan Indonesia menjadi lebih baik. Baik seperti apa?   Pemerintahan berjalan bersih, tidak ada lagi Korupsi, Kolusi, nepotisme.  Budaya “asal bapak senang” lenyap dari meja pemerintahan.  Kebiasaan uang keluar urusan lancar lenyap dari birokrasi negeri ini.  Orang –orang yang berprinsip pertebal kantong sendiri peduli amat dengan kas negara sirna dari sistem birokrasi. Apakah itu semua hanya mimpi?  Birokrasi Indonesia yang baik itu apakah hanya negeri di atas awan? Negeri khayalan? Bukan ! Kita bisa mewujudkannya.  Pemerintah sendiri telah memulai usaha untuk ini dengan program reformasi birokrasi.   
Apa itu reformasi birokrasi? Reformasi birokrasi secara sederhana dapat diartikan sebagai perubahan atau perombakan sistem pemerintahan dengan tujuan yang lebih baik.  Pemerintah secara bertahap telah melaksanakan rangkaian program reformasi birokrasi itu.  Namun, dalam prakteknya masih ada saja hal hal yang menodai reformasi birokrasi itu sendiri.  Masih banyak pejabat pemerintah “nakal” bebas beraksi.  Perbaikan sistem tanpa perbaikan pelaksananya adalah gerakan kosong belaka menurut saya.  Setelah sistem diperbaiki, kini giliran aparat pemerintah lah yang harus direformasi.  Bagaimanapun teknisnya, tujuannya adalah peningkatan iman dan taqwa para aparat pemerintah itu.  Ketika yang menjalankan pemerintah sudah kokoh segi spriritualnya, yaitu iman dan taqwa nya sudah kuat, akan merembet pula pada berbagai hal yang ia kerjakan.  Semuanya akan searah, sejalan dengan peraturan yang ada.
Lalu bagaimana dengan yang bukan pemerintah dan aparat pemerintah, peran kita di sini seperti apa?  Tentu berperan besar.  Negara ini dalam jalan menuju ke arah yang lebih baik membutuhkan dukungan yang kuat dari para pemuda, dari semua rakyat Indonesia.  Mendukung perubahan ke arah yang lebih baik bearti turut serta dalam pengawasan pelaksanaan reformasi birokrasi ini.  Selain itu, kita juga harus ikut “mereformasi” diri kita sendiri .  Kita juga kelak yang akan duduk di kursi –kursi pemerintahan, jadi persiapkan mental kita dari sekarang.  Perbaiki diri sejak dini dan terus teguh dalam berprinsip.  Jika kita telah melaksanakan semua ini, turut serta mengawasi dan mereformasi diri, apakah impian kita untuk negeri kita lebih baik masih sekedar mimpi? Saya rasa ini akan menjadi kenyataan.  Bangkit pemuda Indonesia ! Kita bukan hanya sekedar penerus bangsa, melainkan kita lah generasi yang akan merubah bangsa ini menjadi lebih baik .

No comments:

Post a Comment